Di era meningkatnya popularitas kendaraan listrik saat ini, tumpukan pengisian daya cepat telah muncul sebagai infrastruktur penting. Banyak investor bertanya-tanya: apakah membangun tumpukan pengisian daya cepat 120 kW dapat menghasilkan keuntungan yang besar? Mari kita lakukan analisis mendalam.
Profitabilitas tumpukan pengisian daya cepat 120 kW bergantung pada berbagai faktor, seperti biaya konstruksi, biaya operasional, dan aliran pendapatan.
Ketika lokasi dipilih dengan cermat dan operasi serta manajemen dilaksanakan dengan baik, tumpukan pengisian daya cepat memang bisa sangat menguntungkan. Namun, jika biaya konstruksi terlalu tinggi, biaya operasional tidak dikendalikan secara efektif, atau permintaan pasar tidak mencukupi, profitabilitasnya akan terganggu.
Mengambil kota berukuran sedang sebagai contoh. Asumsikan bahwa total biaya pembangunan tumpukan pengisian cepat 120 kW adalah sekitar 40.000 yuan, kapasitas pengisian harian adalah 500 kWh, dan biaya layanan pengisian adalah ¥ 0,3 yuan per kWh, pendapatan tahunan adalah:
500 derajat/hari x ¥0,3 yuan/derajat x 365 hari = ¥54.750 yuan.
Setelah dikurangi biaya konstruksi, laba bersih tahunan mencapai sekitar 15.000 yuan. Selain itu, jika pendapatan iklan dan layanan bernilai tambah diperhitungkan, laba bersih akan semakin meningkat.
Setelah tiang pengisian cepat selesai dan dioperasikan, biaya operasional perlu dipertimbangkan. Setelah dikurangi biaya listrik dari pendapatan, biaya operasional utama meliputi biaya pemeliharaan dan biaya manajemen personel. Biaya pemeliharaan meliputi inspeksi rutin dan perawatan peralatan untuk memastikan pengoperasian tiang pengisian cepat yang normal dan stabil. Biaya manajemen personel terutama digunakan untuk manajemen harian dan layanan tiang pengisian daya.
Dalam kenyataannya, biaya operasional sebuah tumpukan relatif rendah. Untuk instalasi individu atau skala kecil, mereka pada dasarnya dapat mengembalikan biaya awal mereka dalam waktu satu tahun. Setelah itu, setiap sen tambahan adalah keuntungan murni.